Tet tepat jam 12.00 waktunya istirahat..
mau cerita sedikit tentang LDR ( Long Distance Relationship ) banyak temen - temen gue nge bully LDR, ngapain si lo pacaran sama yang jauh disana? belum tentu dia setia, lo kok bisa si LDR di jaman sekarang ? yang deket aja gabisa di percaya, mending lo pikir - pikir dulu deh.
tarik nafas dalam - dalam.. huh...
Perlu di catet ni ya.. yang mampu LDR tu adalah orang - orang pilihan yang mempunyai komitmen yang sangat kuat, niat dan juga setia. kalo kamu ga ada dalam ketiga itu mending gausah LDR, karena LDR adalah pacaran Anak Eksekutif masa kini.
Jaman sekarang cowok atau cewek sekarang pikirannya udah negatif thinking sama LDR, padahal soal SETIA itu di mulai dari diri kita. nah kita para LDR baik cowok maupun cewek sudah postif thinking walaupun kita pacaran dengan puluhan atau bahkan ribuan kilometer jarak membentang kita sama - sama percaya (eksekutif kan), apa jadinya kalo semua cewek, pikirannya kayak temen gue tadi ? walaupun gue yakin banyak banget halangan LDR semakin lama semakin berat, semakin jauh semakin susah.
Dulu gue ragu - ragu buat LDR tapi sesudah hampir 2 tahun menjalin kasih rasa ragu itu lenyap karena Kepercayaan, Cinta dan Kenyamanan.
bisa lo bayangin kan ? setiap malem minggu gue pacaran sama handphone , setiap hari muah muahan sama handphone #kata orang si ga beda jauh sama JOMBLO
dan musuh LDR itu 'OPERATOR' kalau signal ga beres, pasti sasarannya pacar yang di marahi. Eiiiiiitttttttsss tapi beda dong sama jomblo, kita bisa ketemu dan ga kalah romantis sama yang setiap hari pacaran bahkan lebih romantis , LDR bikin kangen terus tapi butuh waktu yang tepat buat ketemu. oh no!!
beda sama yang setiap hari ketemu, gapunya waktu buat nyimpen kangen dan ga jarang pasangan pada bosen ya kan? ayo ngakuuuu ?
LDR lebih indah, daripada setiap hari ketemu tapi berantem terus. apa gunanya ?
Cinta itu tak kenal jarak ..
Dia mampu menembus ruang dan waktu
Entahlah mengapa dia begitu hebat
Bisa bertahan dengan puluhan kilometer bahkan lebih
Mendatangkan rindu yang mengebu - gebu
Sesak dan hampir meledak rasanya butuh tabung oksigen membantuku bernafas
Cinta, Cinta, Cinta
Tak bisa di raba namun sangat bisa di rasa
biarlah dia yang menjelaskan dengan bahasanya
karena aku sudah tak sanggup untuk berkata - kata
hanya dia yang mampu berbicara lewat kesabaran, kesetiaan, ketulusan dan kepercayaan
Sampai kapan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar