Rabu, 11 Desember 2013

Susah Move on

Aku tidak cukup pintar memahamimu, bahkan aku juga tidak cukup pandai membuatmu tertarik padaku,Aku hanya cewek kuper dan jelek. dua tahun sudah aku menunggumu dan aku tak tau sampai kapan rasa ini membelenggu dan menumpuk sampai kedalaman hatiku, aku ingin kamu dan aku menjadi kita, ingatkah dahulu saat pertama kali kamu kirimkan pesan singkat padaku ? kamu telpon aku sehari 3x layaknya minum obat.

Hari ini hujan turun masih sama seperti hari hari sebelumnya didepan teras ini sambil ku tenggak kopi pahit dan sengaja ku putar lagu yan sering kita dengar dulu, hujan kopi dan juga lagu ini semakin mengantarkan memori tentangmu, kamu yang selalu ku pikirkan pagi siang dan malam tak pernah sedikitpun melihatku.

Hancur rasanya ku ingat 2 tahun silam kau meninggalkanku demi orang lain, apa artiku bagimu ? sampai kau torehkan luka yang sangat dalam, apa salahku ? sampai kau tega duakan hatiku yang hanya untukmu, aku cukup sadar aku hanya cewek lusuh yang tidak pantas berada disisimu, menemani hari - harimu mewarnai dunia. Ingatkah kamu saat pertama kali kamu cium bibirku di pinggir pantai, semilir angin memainkan rambutku, tanganmu mendekap hangat tubuhku, apakah kamu juga tak ingat saat menatap mataku dan berjanji tidak akan meninggalkanku ? tapi kini semua yang terisisa hanya puing - puing kenangan.

Aku tak sanggup lagi, sungguh tak sanggup berulang kali kamu datang dan pergi mencobai perasaanku. Aku tak cukup pintar melupakan seseorang seperti kamu dengan mudahnya melupakan aku, sudah kuberikan seluruh hatiku untukmu terserah apa yang akan kamu lakukan. dan ternyata kamu lebih memilih mencabik hatiku dengan luka - luka dan kau taburi luka ini dengan cuka, semakin sempurna kamu membuatku hancur tak berarti. Namun sudahlah kamu dan aku hanyalah masalalu, pergilah bersama bahagiamu..

Aku tak pantas bertahan dengan cinta sepihak, terlalu sakit.. aku hanya pungguk yang merindukan bulan.. semoga kamu selalu bahagia, aku akan melupakanmu, melupakan semua tentangmu biarlah langit dan bumi menjadi saksi kisah kita yang kurang sempurna ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar